Rabu, 09 Maret 2016

Yesus Menang



Entah seperti ini penampakannya atau bukan yang pasti aku nge-fans banget sama sosok satu ini. Sejak di dalam kandungan bahkan hingga dia meninggal kisahnya selalu menjadi kontroversi dan perdebatan.


Namanya dimuliakan oleh milyaran umat manusia baik nasrani maupun muslim, setiap minggu namanya  selalu dikumandangkan dalam lagu-lagu pujian di gereja. Namanya adalah YESUS, dalam dialek Arab disebut dengan ISA.


Di dalam Kitab Taurat, dia adalah sosok yang dinubuatkan kedatangannya, di dalam Injil dia disebut sebagai Anak Allah, Tuhan yang menjelma menjadi Manusia.


Namanya banyak disebut di dalam Al Quran, bahkan keluarganya, Ali Imran dijadikan nama tersendiri dalam satu surat (Surat Ali Imran 3), Demikian juga nama ibunya menjadi nama yang diabadikan dalam satu surat (Surat Maryam 19)
Pribadi Yesus/ Isa Almasih begitu dimuliakan dalam Alquran,
(Qs 19/34) Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.(Qs 3/45) Namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan kepada Allah. (Qs 3/48) Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.


Seluruh Gereja sepakat, bahwa misi utama Yesus adalah KERAJAAN ALLAH. Namun tatkala ditanya apa KERAJAAN ALLAH yang dimaksud Yesus? Jawaban Gereja satu dengan lainnya tidaklah sama, ada banyak penafsiran tentang Kerajaan Allah, diantaranya ada yang berpendapat bahwa Kerajaan Allah adalah :
1. Sorga atau kehidupan setelah mati (eskatologi)
2. Kuasa Penyembuhan yang dilakukan Yesus
3. Kedamaian Hati
4. Gereja-gereja yang ada sekarang.


Warta Utama Yesus adalah datangnya Kerajaan Allah,
(Markus 1 : 15)
"kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"


Yang membuat diri ini mengimani Yesus adalah karena adanya Penggenapan yang dilakukan Yesus akan nubuatan para nabi bani israil. Sedangkan Gereja tidak melihat hal ini.


Doktrin Gereja hari ini secara jelas membuat kita beranggapan bahwa Yesus adalah Nabi Palsu yang Ucapannya tidak sesuai dengan firman. Gereja beranggapan bahwa Yesus berdakwah usia 30 th, setelah berdakwah selama 3 th kemudian Mati di tiang salib pada usia 33 th, sebagai penebusan akan dosa-dosa manusia, dan barang siapa yang percaya Yesus sebagai penebus dosa, maka ia akan terselamatkan dan masuk Sorga.


Waktu Kedatangan Kerajaan Allah menurut Yesus :
Matius 16:28
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."


Lukas 9:27
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah.


Markus 13:30-31
(30) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi.
(31) Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.


Ayat-ayat yang menerangkan waktu kedatangan Kerajaan Allah di atas, sangat jelas sekali menerangkan bahwa kedatangan Kerajaan Allah terjadi di Jaman Yesus itu sendiri.


Jika Gereja berpendapat bahwa Yesus meninggal setelah 3 tahun berdakwah, ini artinya bahwa Yesus adalah Nabi Palsu, yang ucapannya tidak terjadi. Sebab menurut Gereja bahwa sampai Jesus meninggal, Kerajaan Allah belumlah hadir.


Yesus berkata bahwa waktu kedatangan Kerajaan Allah terjadi di Jaman Yesus sendiri, sedangkan Jika Kerajaan Allah dipahami sebagai kehidupan setelah kematian, maka sudah lebih dari 2.000 tahun Kerajaan Allah yang dijanjikan Yesus belumlah terjadi. Sedangkan Yesus dan angkatannya sudah mati semua, hal ini tidak sesuai dengan ungkapan Jesus bahwa Angkatan Jesus tidak akan berlalu sebelum semuanya terjadi.


Semua Nabi Bani Israil mulai dari Yesaya, Yeremia,Yehezkiel, Daniel, Hosea di dalam Kitab Perjanjian Lama Bernubuat tentang kehancuran Kerajaan Allah (Yerusalem 1) yang dibangun oleh Musa. Juga bernubuat akan pemulihan kembali Kerajaan Allah (Yerusalem 2) melalui seorang anak manusia yaitu Yesus, mengembalikan kembali Tahta Daud.


Kehancuran Kerajaan Allah (Yerusalem/Darussalam) yang dibangun Musa adalah Kerajaan Allah Jasmani, Maka  Pemulihannya tentulah Kerajaan Jasmani (defacto) bukan Kerajaan Rohaniah sebagaimana pandangan Gereja.


Nubuatan Nabi-nabi tentang kedatangan Jesus.
Yesaya 52/13-15 :
Yesus akan BERHASIL melakukan tugasnya, memulihkan Yerusalem sebagai Kerajaan Allah di Bumi
Yeremia 30/ 3-8
Yeremia 33/7, 14-16 : Sang Mesias yang akan datang adalah Tunas Daud, Keturunan Daud (Mat 1/1-16 : lihat Silsilah Yesus)


Daniel 2/31-45 : Adanya Pemulihan Yerusalem setelah dijajah 4 bangsa secara bergiliran, diantaranya :
Kepala Emas - Babilonia
Dada dan Lengan Perak - Medio Persia
Perut dan Pinggang Tembaga - Macedonia
Kaki dari Besi dan Tanah Liat - Romawi


Yesus adalah Panglima Perang yang mengusir mundur Romawi.
Matius 10/34
Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
Lukas 22/35-38
(35) Lalu Ia berkata kepada mereka: "Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?"
(36) Jawab mereka: "Suatupun tidak." Kata-Nya kepada mereka: "Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.
(37) Sebab Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus digenapi pada-Ku: Ia akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak. Sebab apa yang tertulis tentang Aku sedang digenapi."
(38) Kata mereka: "Tuhan, ini dua pedang." Jawab-Nya: "Sudah cukup."


Matius 21 : 12-13
(12) Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedangan merparti (13) dan berkata kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”


Jika Yesus mati di tiang salib tanpa mewujudkan Kerajaan Allah, berarti Yesus bukanlah orang yang dinubuatkan kedatangannya oleh nabi-nabi Bani Israil. Dan Apakah Gereja berani beranggapan bahwa Yesus  berdusta, karena apa yang dijanjikan terjadi tidaklah terjadi.