Kamis, 07 April 2016

AHLI KITAB MENJADI MUSUH PARA NABI

Sudah menjadi tradisi, bahwa yang paling memusuhi dakwah nabi adalah Ahli Kitab. Ahli Kitab Taurat, Ahli Kitab Injil maupun Ahli Kitab Selanjutnya.
Dikisahkan di Al Kitab, yang paling menentang Yesus adalah Ahli Kitab. Ahli kitab mengira dengan pengakuan Yesus sebagai Rasul Tuhan, mereka pikir Kedatangan Yesus akan melecehkan, menafi'kan Musa, yang selama ini diyakini sebagai Rosul terakhir.
Dijawab oleh Yesus bahwa kedatangannya bukan untuk meniadakan hukum Taurat melainkan untuk menggenapinya, satu titik atau satu iota tidak akan dirubah dari hukum Taurat. (Matius 5: 17)
Karena Kesombongan dan Kekolotannya, Ahli Kitab menjadi bodoh, berbagai cara dilakukan untuk mencelakakan orang yang mengaku Rasul Tuhan (Yesus).
Ada suatu masa, bahwa ahli kitab akan lebih memihak kepada Kriminal dari pada Misi Kerasulan.
(Matius 27:11-26) Menjadi tradisi pemerintahan Herodes untuk memberikan remisi setiap tahun kepada narapidana. Aparat bertanya kepada orang banyak, siapakah yang harus dibebaskan? Barabas si pembunuh kejam ataukah Yesus yang tidak ada catatan pelanggaran hukum, hanya tuduhan penodaan agama (menghujat Allah) dengan mengaku Rasul. Imam-imam dan Ahlul Kitab membujuk orang banyak untuk memilih membebaskan Barabas si Pembunuh Kejam dan menyalibkan Yesus.
Yesus selalu mengingatkan kepada Murid-muridnya,agar selalu WASPADA kepada Ahli Kitab, karena mereka selalu menjadi Musuh dari misi Kerasulan. (Lukas 20:45-47) Waspadahlah kepada Ahli Kitab, dengan ciri-cirinya : Suka berjalan dengan Gamis yang Panjang, Yang sukanya duduk ditempat terdepan dalam setiap rumah ibadah, yang mengelabuhi mata orang dengan doa yang panjang-panjang, suka menerima penghargaan, suka sama janda kaya (hehehe).
Rupanya itu pula yang menjadi ingatan Muhammad kepada orang2 beriman.
(Qs 63/4)
Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum (Gamisnya yang panjang, udeng2nya yang segede anten parabola, baunya yang wangi, gaya bicaranya, do'anya yang panjang2) dan jika mereka berkata, kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka (suka menerima penghargaan), MEREKA ITULAH MUSUH YANG SEBENARNYA, Maka WASPADALAH terhadap mereka.
Ahli Kitab diibaratkan sebagai kayu yang tersandar, artinya berdiri tanpa akar, tidak memiliki landasan/dasar ilmu yang kuat, tampak indah diluar (fasih) namun isinya kosong/ tidak ada yang rasional. Berdasar pada sangkaan belaka.
Dalam mengistilahkan Ahli Kitab, Yesus lebih sadis lagi (Matius 23:27) Ahli kitab sama seperti KUBURAN yang dilabur putih, tampak dari luar bersih namun didalamnya penuh dengan tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran. Terlihat Indah diluar tapi akidahnya kotor/syirik.
Sebagaimana Yesus yang tidak merubah Taurat, demikian juga Muhammad, beliau menjelaskan kepada Ahli Kitab, bahwa apa yang dibawa bukanlah ajaran yang baru, ajaran yang tidak ada perbedaan antara Muhammad dan Ahli Kitab Taurat dan Injil, yakni ajaran Abraham, ajaran tauhid.
Qs 3/64
Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak ada Tuan yang kita patuhi kehendak dan perintahnya selain Tuan Semesta Alam, Tuhan Yang Maha Esa dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri.
Sejarah selalu berulang, setiap awal kewahyuan selalu dimulai dengan IQRO' (Membaca kondisi zaman) Bismi Robbika (dengan Isme Robb/ Ajaran, Faham Tuhan)
(Matius 16:2-3 ; Lukas 12:54-56)segalasesuatu yang terjadi selalu ada tanda-tandanya,orang hanya mengerti tanda-tanda dari rupa lagit dan bumi, namun mereka tidak bisa membaca tanda-tanda zaman.
Karena perjalanan para Utusan Tuhan selalu berulang dari awal yaitu dimulai dari membaca kondisi zaman, hal inilah yang membuat ahli kitab beranggapan bahwa para Rasul dan orang yang bersamanya membawa ajaran baru, karena tidak menjalankan tradisi yang sudah ada, yaitu peninggalan Nabi sebelumnya. Mereka selalu menayakan hal yang sama dari zaman ke zaman, yaitu masalah Sholat dan Puasa.
(Lukas 5:33-39)
Murid-murid Yahya dan Farisi SHOLAT dan Puasa? Kenapa murid-muridmu Tidak?!
Dengan berbagai perumpamaan yang disampaikan Yesus, Yesus ingin menyampaikan bahwa Ibadah Ritual ada saatnya sendiri (digambarkan nanti ketika mempelai sudah pergi)
Yesus ingin menyampaikan bahwa Zaman Musa (Rasul sebelumnya) sudah selesai (diibaratkan Kantung Anggur sudah tua/ baju yang lapuk). Dan sekarang adalah Zaman Baru/Kantong anggur baru dengan Umat yang baru/anggur baru. Sekarang adalah Zamannya Yesus, Zaman baru (Matius 24:8).
Maka sudah barang tentu ibadahnya harus mengikuti Rasul yang baru, sudah tidak lagi buka-buka HADIS RIWAYAT MUSA. Karena sudah ada Yesus sebagai Firman yang berjalan, Firman yang telah menjadi manusia (Yoh 1:14).
Demikian juga Zaman Muhammad, Ibadah harus mengikuti Muhammad sebagai Rasul yang baru, sudah tidak perlu lagi buka-buka HADIS RIWAYAT YESUS, karena sudah ada Muhammad sebagai Al Quran yang berjalan. (Qs 3/31 : Ikuti Muhammad)
Diutusnya setiap Rasul Tuhan, tugas utamanya adalah untuk Menegakkan Dien Tuhan (Qs 42/13), yaitu Dien yang sama, Dien semua nabi.
Kenapa setelah Nuh, Tuhan mengutus Ibrahim, kemudian mengutus Musa, kemudian mengutus Yesus, kemudian mengutus Muhammad untuk menegakkan Dien yang sama? Bukan para Rasul tidak berhasil dengan Misinya, namun "wa likulli ummatin ajalu" Bahwa setiap umat ada batas waktunya, ada lahir ada ajal, ada saatnya Dien Tuhan Tegak dan ada saatnya runtuh. Ketika Dien Tuhan Runtuh inilah, Tuhan selalu mengutus Rasul-Nya untuk kembali memenangkan Dien-Nya (Qs 9/33, 48/28, 61/9)
Tentu saja caranya/ tahap-tahap penegakan Dien Tuhan pun sama, karena Allahnya sama dan Dien yang diperjuangkan adalah sama. tidak ada perubahan (Qs 48/23)
Tahap perjuangan penegakan Dien Allah diawali dengan dakwah sir/sembunyi-sembunyi, dakwah kepada saudara atau kerabat dekat, kemudian Dakwah bi Jahron/dengan terang-terangan,, kemudian, kemudian, kemudian, dan kemudian.
(Matius 10/27)
Apa yang kukatakan dalam gelap (sir) katakanlah dalam terang (jahron), dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumahmu
(Yohanes 16:25)
Semuanya ini kukatakan kepadamu dengan kiasan/bias/Mutasyabihat. Akan Tiba saatnya aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan (sir) tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu (jahron).

GOLONGAN YANG SELAMAT

KAMU ISLAM YANG MANA?
Tuhannya sama ? ALLAH
Agamanya sama ? ISLAM
Rasulnya sama ? MUHAMMAD SAW
Kitabnya sama? AL QURAN
TAPI KOK BEDA?!!!!


Islam jaman Nabi itu satu, dengan satu pedomannya Quran.
Karena Banyak sekali Mazhab-Mazhab, menyebabkan mereka terpecah-pecah,dan masing-masing menganggap mazhab-nya yang benar.
 

Qs Al Mukminin (Surat ke 23)
(52). وَإِنَّ هَٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ
Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.
(53). فَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًا ۖكُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ
Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa
pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).
(54). فَذَرْهُمْ فِي غَمْرَتِهِمْ حَتَّىٰ حِينٍ
Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu.
MENURUT TUHAN DI AYAT 54, MEMANG DIBIARKAN SESAT, SAMPAI BATAS WAKTUNYA TUHAN AKAN MENYEMPURNAKAN KEMBALI NURNYA.


Mepersekutukan Allah (Musyrik) itu benar-benar halus dan hampir tidak terlihat. Ibarat semut hitam di atas batu hitam di malam yang gelap gulita.
Lihat lagi pada ayat ini, seperti apa Tuhan memberi contoh apa itu Musyrik
Surat Ar Rum (Surat ke 30)
(31).۞ مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَلَا تَكُونُوا
مِنَ الْمُشْرِكِينَ
dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan JANGANLAH KAMU TERMASUK ORANG-ORANG yang MEMPERSEKUTUKANALLAH (MUSYRIK),
(32). مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا ۖكُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ
YAITU orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
DI AYAT 31 ALLAH MEMBERI PERINGATAN AGAR JANGAN KITA TERMASUK ORANG MUSYRIK, SIAPA ORANG MUSYRIK ITU? DI AYAT 32 ALLAH MEMBERIKAN GAMBARAN DETAILNYA.


Nah loh ngaku kamu ikut golongan yang mana? NU, Muhammadiyah, LDII, dsb tetek bengek.
Ikut Mazhab apa hayo? Hanafi, Safii, Hambali, Maliki,dsb tetek bengek.
MENURUT TUHAN ITU MUSYRIK LOH?
Prediksi Nabi :
Umat Yahudi terpecah menjadi 71 golongan, semuanya masuk neraka kecuali 1 Golongan.
Umat Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, semuanya masuk neraka kecuali 1 Golongan.
Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan, semuanya masuk neraka kecuali 1 Golongan.
Jangan ngaku-ngaku anda 1 golongan itu, buktikan dengan Firman Tuhan.


SIAPA 1 GOLONGAN ITU???
Sekarang mari kita cermati Hadist tsb :
Umat Yahudi terpecah menjadi 71 golongan, dari 71 itu ada 1 golongan yang selamat.
Umat Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, dari 72 golongan, ada 1 golongan yang selamat.
Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan, dari 73 golongan, ada 1 golongan yang selamat.


Siapakah 1 golongan yang selamat ini ? Yang selalu ada pada setiap zaman Kebangkitan Utusan Tuhan (Rasul)? Mereka adalah Pengikut setia ajaran MILLAH ABRAHAM ( مِلَّةَ إِبْرَاهِيْمَ ). Ajaran yang diwariskan oleh Bapak Para Nabi yaitu ABRAHAM atau "IBRAHIM".


وَقَالُوْا كُوْنُوْا هُوْدًا أَوْ نَصَارَى تَهْتَدُوْا قُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا وَّمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
"Dan mereka berkata:"Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". katakanlah:"Tidak, melainkan (kami mengikuti) MILLAH ABRAHAM YANG LURUS. Dan bukanlah dia (Abraham/Ibrahim) dari golongan orang-orang musyrik (orang yang bergolong-golongan, ber mazhab-mazhab)". (QS.Al Baqarah 2:135)


Dan Al Quran menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah pengikut ajaran jalan kebenaran (sirottol mustaqim) yaitu MILLAH ABRAHAM. Sebagaimana yang tersebut dalam Surat Al An'am ayat 161.
قُلْ إِنَّنِي هَدَانِي رَبِّي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ دِينًا قِيَمًا
مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Katakanlah: "Sesungguhnya aku (Muhammad) telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus (Sirottol mustaqim), yaitu Diin (sistem hidup) yang benar; yaitu MILLAH IBRAHIM yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik".


Ayat ini dengan sangat jelas menyatakan bahwa yang dimaksud "shirottol mustaqim"/jalan yang lurus yang selalu diminta dalam setiap orang sholat, "ihdinas shirittol mustaqim" "tunjuki kami jalan yang lurus"yaitu MILLAH IBRAHIM/ABRAHAM.


Jalan lurus (shirottol mustaqim) yang ditunjuki Tuhan kepada Nabi Muhammad adalah MILLAH ABRAHAM.


Lebih Jelas lagi, Perintah Tuhan kepada Nabi Muhammad untuk mengikuti ajaran MILLAH ABRAHAM, terdapat pada Qs An Nahl (Surat ke 16 ayat 123)
ثُمَّ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرٰهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
"Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): "Ikutilah MILLAH IBRAHIM, dia seorang yang hanif" dan bukanlah dia termasuk orang-orang musyrik"
ingat kalimat "Ibrahim bukanlah orang musyrik" selalu diulang-ulang, Sebagai penekanan bahwa Milah Abraham bukan dalam bagian orang yang bergolong2an, ber mazhab-mazhab/ sudah keluar dari mainstrem).


Dalam ayat ini, Tuhan menyatakan bahwa MILLAH ABRAHAM adalah ajaran yang hanif (lurus) yang harus diikuti oleh Muhammad Rosulullah. Hayo kalau Nabi Muhammad saja adalah pengikut MILLAH ABRAHAM, kalian mau ikut mana?!


Apa itu MILLAH ABRAHAM ?
Qs Ali Imran 3 : 67
"Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik (Islam Quraisy)"
Jadi MILLAH ABRAHAM bukanlah Agama Yahudi, bukanlah Agama Nasrani ataupun Musyrik Mekah (Islam Quraisy, islam golong-golongan(30/31-32)).


Dan Bagi siapa saja yang membenci Millah Abraham, maka menurut Tuhan dia adalah orang yang BODOH (orang yang tidak mengenal apa yang diperjuangkan oleh para Nabi, Utusan Tuhan)
Qs Al Baqarah 2 : 130
وَمَن يَرْغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبْرٰهِۦمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفْسَهُۥ ۚ وَلَقَدِ اصْطَفَيْنٰهُ فِى الدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُۥ فِى الْاٰخِرَةِ لَمِنَ الصّٰلِحِينَ
"Dan tidak ada yang benci kepada MILLAH IBRAHIM, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya (Ibrahim) di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh"


Qs.An Nisaa 4 : 125
وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِّمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُۥ لِلّٰـهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرٰهِيمَ حَنِيفًا ۗ وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرٰهِيمَ خَلِيلًا
"Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang IKHLASH MENYERAHKAN DIRINYA KEPADA ALLAH sedang diapun MENGERJAKAN KEBAIKAN (AKSI SOSIAL), dan ia MENGIKUTI MILLAH ABRAHAM YANG LURUS? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.


Dan Millah Abraham adalah ajaran yang diperjuangkan oleh para Utusan Tuhan,
Qs Al Hajj 22 : 78
وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚهُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚمِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ ۚهُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ l
Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. Ikutilah agama orang tuamu Ibrahim (MILLATA abikum IBRAHIM). Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian ORANG-ORANG MUSLIM DARI DAHULU......


Jadi Yang diperjuangkan oleh Muhammad dan kaum mukmin menurut ayat ini adalah Agama Ibrahim (MILLAH ABRAHAM), Dan Tuhan menamai para pengikut MILLAH ABRAHAM dari dahulu hingga sekarang, dari Adam hingga saat ini adalah MUSLIM.


Muslim disini bukan orang beragama Islam, bukan orang yang KTPnya Islam. MUSLIM ADALAH ORANG YANG "ASLAMA" (BERSERAH DIRI). Orang yang tunduk patuh kepada Perintah Tuhan Semesta Alam. Sebagaimana tertulis dalam Qs Al Baqarah 2 : 131
إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" (ASLIM) Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam". (ASLAMTU LIROBBIL ALAMIN).


وَوَصَّى بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى لَكُمُ الدِّينَ فَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
"Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'kub. :"Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan BERSERAH DIRI". (QS. Al Baqarah 2 : 132)


Maka para Rasul keturunan Ibrahim, Musa, Yesus, Muhammad semua memegang ajaran yang dipesankan oleh Bapaknya, Ibrahim/Abraham.
Ingat Ibrahim memiliki 3 Istri, dan semua keturunan secara turun-temurun tidak menghianati ajaran Bapanya sebagai Ajaran yang di klaim Hanif oleh Allahu Rabbul Alamin, Tuhan Semesta Alam.
3 Istri Ibrahim,
1. Siti Sarah (alkitab : SARAI) : Ishaq-yaqub-Yusuf--Musa--Isa (silahkan cari silsilah detailnya (Kalau Isa, Yesus ada di Matius pasal 1)
2. Siti Hajar (alkitab : HAGAR) : Ismail -- Muhammad (cari juga silsilah detailnya)
3. Ketura : Putra Nusantara.
Maka dapat disimpulkan dari Hadist 1 Golongan itu, adalah golongan para Utusan Tuhan yang tetap berpegang teguh pada ajaran Millah Abraham.


Umat Yahudi terpecah menjadi 71 golongan, dari 71 itu ada 1 golongan yang selamat.
Siapa 1 golongan selamat ini? Jadi sepeninggal Musa, Millah Abraham yang diperjuangkan Musa yang dinamai oleh pengikutnya sebagai Agama Yahudi sesuai masanya Hancur, terpecah pecah menjadi beberapa golongan. Sebagaimana tradisi Tuhan yang memecah adalah para pengikut Rasul sepeninggal Rasul tersebut, hingga batas waktunya (kurun periode 1400th) Tuhan kembali Mengutus Rasulnya yaitu Isa yang memperjuangkan kembali Ajaran Millah Abraham. Dan yang di maksud 1 golongan yang selamat itu adalah Isa atau Jesus dan para pengikutnya yaitu Millah Abraham.


Umat Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, dari 72 golongan 1 golongan yang selamat.
Siapa 1 golongan selamat ini? Jadi sepeninggal Isa atau Jesus, Millah Abraham yang diperjuangkan Jesus yang dinamai oleh pengikutnya sebagai Agama Nasrani sesuai masanya Hancur, terpecah pecah menjadi beberapa golongan. Sebagaimana tradisi Tuhan yang memecah adalah para pengikut Rasul sepeninggal Rasul tersebut, hingga batas waktunya (kurun periode 1400th) Tuhan kembali Mengutus Rasulnya yaitu Muhammad yang memperjuangkan kembali Ajaran Millah Abraham. Dan yang di maksud 1 golongan yang selamat itu adalah golongan MUHAMMAD dan para pengikutnya yaitu Millah Abraham.


Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan, dari 73 golongan 1 golongan yang selamat.
Jadi sepeninggal Muhammad, Millah Abraham yang diperjuangkan Muhammad yang dinamai oleh pengikutnya sebagai Agama Islam sesuai masanya Hancur (1258) terpecah pecah menjadi beberapa golongan. Sebagaimana tradisi Tuhan yang memecah adalah para pengikut Rasul sepeninggal Rasul tersebut, hingga batas waktunya (kurun periode 1400th) Tuhan kembali Mengutus Rasulnya yang memperjuangkan kembali Ajaran Millah Abraham. Dan yang di maksud 1 golongan yang selamat itu adalah golongan RASUL SETELAHNYA Beserta Pengikut Rasul itu yaitu yang memegang teguh ajaran wasiat MILLAH ABRAHAM.


Katakanlah: "Benarlah Allah." Maka ikutilah MILLAH ABRAHAM yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukanAllah". (QS Ali 'Imran 3 : 95)


Semoga mendapat petunjuk. Amien